angin malam biarkan berlalu...
tak terhiraukan rintik hujan yang terjatuh
kaki yang beranjak ,,,,
tanpa arah menuju pecahan gelas
yang tergeletak di atas tinta merah yang tak berdaya
seketika hati ini menolaknya ....
naluri ini memberontak tanpa arah....
haruskah ini jalan yang kau tempuh...
menyerah seperti seorang pecundang...
tanpa arah dan tujuan ?????
tersandar aku di keheningan ini ....
ketika aku memejamkan mata ini tuk kedua kalinya...
aku pun melihat cahaya yang menyinari...
begitu indah... dan menyilaukan ....
dan kubalikan tubuh ini ...
hanya ada kegelapan ...
dengan keyakinan hati...
walau terkadang keraguan ini muncul
tapi ku teruz...
kejar cahaya itu....
untuk menutupi kegelapan hati yang lalu.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar