Gejolak angin yang berlalu
menusuk jiwa yang rapuh
seiring hati yang terkikis
berjalan menuju arah yang tak pasti
entah...
mengapa...
seketika bayangan itu menghilang...
meninggalkan sejuta tanya ...
di hati ????
Minggu, 26 Desember 2010
Senin, 13 Desember 2010
bayangan ....
angin malam biarkan berlalu...
tak terhiraukan rintik hujan yang terjatuh
kaki yang beranjak ,,,,
tanpa arah menuju pecahan gelas
yang tergeletak di atas tinta merah yang tak berdaya
seketika hati ini menolaknya ....
naluri ini memberontak tanpa arah....
haruskah ini jalan yang kau tempuh...
menyerah seperti seorang pecundang...
tanpa arah dan tujuan ?????
tersandar aku di keheningan ini ....
ketika aku memejamkan mata ini tuk kedua kalinya...
aku pun melihat cahaya yang menyinari...
begitu indah... dan menyilaukan ....
dan kubalikan tubuh ini ...
hanya ada kegelapan ...
dengan keyakinan hati...
walau terkadang keraguan ini muncul
tapi ku teruz...
kejar cahaya itu....
untuk menutupi kegelapan hati yang lalu.....
tak terhiraukan rintik hujan yang terjatuh
kaki yang beranjak ,,,,
tanpa arah menuju pecahan gelas
yang tergeletak di atas tinta merah yang tak berdaya
seketika hati ini menolaknya ....
naluri ini memberontak tanpa arah....
haruskah ini jalan yang kau tempuh...
menyerah seperti seorang pecundang...
tanpa arah dan tujuan ?????
tersandar aku di keheningan ini ....
ketika aku memejamkan mata ini tuk kedua kalinya...
aku pun melihat cahaya yang menyinari...
begitu indah... dan menyilaukan ....
dan kubalikan tubuh ini ...
hanya ada kegelapan ...
dengan keyakinan hati...
walau terkadang keraguan ini muncul
tapi ku teruz...
kejar cahaya itu....
untuk menutupi kegelapan hati yang lalu.....
akhir....
tetesan darah tak menghalanginya
tiap derai langkahnya
tertuju pada hari esok
yang indah....
cerah....
seketika beranjak
dalam hening yang hampa
tak ingin menjauh
tapi angan angan slalu menghentikannya
ketika kicauan burung yang elok
tak terhiraukan
sesosok bayangnan putih menjemput
menyambut hari akhir yang kekal...
tiap derai langkahnya
tertuju pada hari esok
yang indah....
cerah....
seketika beranjak
dalam hening yang hampa
tak ingin menjauh
tapi angan angan slalu menghentikannya
ketika kicauan burung yang elok
tak terhiraukan
sesosok bayangnan putih menjemput
menyambut hari akhir yang kekal...
Langganan:
Postingan (Atom)